Sentimen
Positif (99%)
1 Agu 2024 : 23.54
Informasi Tambahan

BUMN: PT Pertamina

Kab/Kota: Denpasar

Tokoh Terkait

Kawasan Monas Akan Dijadikan City Center untuk Tingkatkan Perekonomian Jakarta

1 Agu 2024 : 23.54 Views 6

Beritasatu.com Beritasatu.com Jenis Media: Ekonomi

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan merenovasi kawasan Monumen Nasional (Monas) dan menjadikannya sebagai city center. Harapannya, city center ini dapat meningkatkan ekonomi Daerah Khusus Jakarta.

Ia mengatakan mulai melakukan pembahasan dengan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono terkait dengan renovasi kawasan Monas.

"Pagi tadi saya rapat dengan Pj Gubernur DKI Pak @herubudihartono membahas rencana menjadikan dan merenovasi kawasan Monas sebagai city center yang bisa meningkatkan ekonomi daerah Jakarta dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jakarta," ujar Erick, dikutip dari Instagramnya, Kamis (1/8/2024).

Erick menyebut, Kementerian BUMN terus berkonsolidasi dengan Pemerintah Provinsi Jakarta untuk optimalisasi 13 aset milik BUMN yang dikelola oleh Danareksa.

Lebih lanjut, dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan guna menjadikan kawasan tersebut lebih menarik dan terintegrasi.

"Dukungan dari Pemerintah Jakarta sangat penting untuk menjadikan kawasan ini menjadi lebih menarik, lebih hijau, dan lebih terintegrasi, sehingga bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru," kata Erick.

Pada awal 2024, Erick sempat mengatakan pihaknya sedang melakukan penjajakan bisnis ke beberapa negara untuk menciptakan nilai tambah atas aset-aset gedung milik BUMN di sekitar Monas, Jakarta.

Erick menyebut, BUMN memiliki 13 aset di sekitar Monas, termasuk gedung milik PT Pertamina (Persero). Penciptaan nilai untuk aset-aset itu penting dilakukan, apalagi saat pemerintahan resmi pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Nanti, kalau pemerintah ini pindah, gedung-gedung ini akan terabaikan. Nah itu kan sayang kalau tidak di value creation, makanya kami roadshow dengan para potensi pemain properti yang mau melihat ini sebagai opportunity," ujar Erick.

Penciptaan nilai tambah itu sebelumnya sudah dilakukan oleh BUMN di kawasan ekonomi khusus (KEK) kesehatan di Sanur, Denpasar, Bali, setelah kawasan ekosistem pariwisata terintegrasi itu mulai dibangun pada Desember 2021.

Total investasi awal pembangunan KEK kesehatan dan pariwisata di Sanur itu mencapai Rp 10,3 triliun pada lahan seluas 41,26 hektare. KEK kesehatan Sanur juga membuka lapangan pekerjaan baru yang ditargetkan mampu menarik 43.000 tenaga kerja.

Erick menyampaikan hal yang sama juga perlu dilakukan dengan aset BUMN lainnya. Melalui Dana Reksa Property Fund ini, diharapkan aset-aset yang berada di sekitar Monas dapat berkembang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Sentimen: positif (99.9%)