Sentimen
Negatif (100%)
6 Jul 2023 : 05.44
Informasi Tambahan

Kab/Kota: Bogor

Perbaikan Jembatan Warung Pala Bogor Bermasalah, Pengembang Proyek Berdalih Karena Sering Hujan

6 Jul 2023 : 05.44 Views 3

Ayobogor.com Ayobogor.com Jenis Media: Regional

Perbaikan Jembatan Warung Pala Bogor Bermasalah, Pengembang Proyek Berdalih Karena Sering Hujan

AYOBOGOR.COM -- Proyek pembangunan Jembatan Warung Pala, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, mengalami keterlambatan. Bahkan proyek tersebut mengalami deviasi negatif di atas 10 persen.

Hal itu membuat geram Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) berang. Untuk itu, dinas yang dipimpin oleh Rena Da Frina itu melayangkan teguran kepada pelaksana proyek jembatan tersebut.

"Sudah teguran pertama, Muara Sari lambat dan deviasinya sudah di atas 10 persen negatif," ucap Kadis PUPR Kota Bogor, Rena Da Frina pada Selasa, (4/7/2023).

Baca Juga: Kronologi Pengantin Perempuan di Bogor Hilang Setelah COD, Sudah 8 Hari Belum Ditemukan

Alasan keterlambatan pekerjaan, kata Rena, karena ada masalah di internal mereka hingga faktor hujan.

"Saya tidak terima kalau alasannya hujan. Harusnya ketika kalian mengambil proyek di Kota Bogor sudah tahu dan memprediksi. Hitungannya sudah jelas, kalau di Kota Bogor kota hujan," tegasnya.

Atas permasalahan itu, lanjut Rena, pihaknya meminta kepada pelaksana proyek agar melakukan akselerasi dan meminta untuk mengganti metode pengerjaan.

Baca Juga: Bree Coffee Cijeruk, Tempat Ngopi Estetik di Bogor, Healing Setitik Ditemani View Pegunungan

"Karena batas waktunya sampai Agustus, kita buat kaya mini schedule, untuk percepatan selama dua minggu ke depan. Kalau gak keburu, harus buat deviasi lebih kecil dari negatif 10," ujarnya.

Rena menegaskan, jika deviasi masih diatas negatif 10 persen pihaknya akan melayangkan teguran kedua, selama dua minggu, kalau sudah teguran kedua putus kontrak.

Namun, terang Rena, langkah putus kontrak merupakan opsi terakhir karena dianggap kemungkinan terburuk yang harus diambil Dinas PUPR.

Baca Juga: Apartemen Gardenia Mangkrak, Pengembang Mangkir dari Panggilan DPRD Kota Bogor

"Kalau memang bisa push mereka (kami berikan kesempatan), karena kalau putus kontrak, sakit semuanya. Warga juga susah, akses juga jadi tertunda, kita gak mau kaya gitu. Kita mau kasih efek jera agar tak main-main dalam proyek ini. Mau berapapun besaran proyek itu, tanggung jawabnya sama, yakni kepentingan untuk warga," tandasnya.

Diketahui, jembatan yang berada di Jalan Raya Tajur, Gang Warung Pala, RT 04/02, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor ambruk pada Senin, (27/2/2023).

Ambruknya jembatan penghubung dua kampung antara RW 02 dan 07 ini terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur di wilayah tersebut.

Sentimen: negatif (100%)