PSI Kritik Pemprov DKI Terkait Banyaknya Cabor Tak Punya Tempat Latihan
Merahputih.com
Jenis Media: News

MerahPutih.com - Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yang berlokasi di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara tinggal di depan mata.
Pemprov DKI Jakarta pun diminta fokus untuk mewujudkan sarana dan prasarana latihan yang layak setiap cabang olahraga.
Baca Juga:
Tim Squash DKI Targetkan 2 Medali Emas di PON 2024
"Banyak cabang olahraga yang mengadukan bahwa mereka belum punya tempat latihan atau basecamp tetap. Ada yang menumpang, banyak juga yang masih menyewa tempat latihan swasta," kata Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo, Minggu (16/4).
Ara sapaan akrab Anggara mengatakan, bila DKI mempunyai target juara umum pada PON atau kompetisi lainnya, setidaknya sarana prasarana setiap cabor harus merata.
"Mau sehebat apapun bakat atlet kita, jika tidak didukung sarana prasarana yang layak ya tidak akan maksimal," paparnya.
Ia meminta Pemprov DKI Jakarta memikirkan bagaimana dapat mewujudkan pemerataan tersebut dengan memaksimalkan aset yang ada.
Baca Juga:
PSI Minta Pegawai Pemprov DKI Maksimal Beri Pelayanan ke Warga
"Kita punya banyak aset, APBD pun sangat besar. Setidaknya Gelanggang Olahraga (GOR) yang kita punya dapat mengakomodir semua cabor unuk punya tempat latihan tetap. Kalau sekarang GOR kan banyaknya dipakai untuk bulu tangkis, futsal, atau basket, seputar itu saja," tuturnya.
Ketua Fraksi PSI DPRD DKI ini juga mendorong agar Pemprov DKI mengejar ketertinggalan ini menuju ajang PON 2024 nanti.
"Juara umum PON 2024 harga mati. 2021 kemarin kita gagal mungkin salah satunya karena ketidakmerataan ini. KONI dan Pemprov harus segera memfasilitasi setidaknya 33 cabor yang akan dipertandingkan nanti. Baru setelahnya cabor-cabor lain," pungkasnya. (Asp)
Baca Juga:
PSI Minta Pj Heru Tawarkan Solusi atas Penolakan Timnas Israel di Sejumlah Daerah
Sentimen: positif (84.2%)