Sentimen
Negatif (100%)
9 Mar 2023 : 07.46

Bocah 3 Tahun Tewas Terseret Air Bah di Bima NTB, BPBD Ungkap Kronologi Kejadiannya

9 Mar 2023 : 07.46 Views 10

Pikiran-Rakyat.com Pikiran-Rakyat.com Jenis Media: Nasional

Bocah 3 Tahun Tewas Terseret Air Bah di Bima NTB, BPBD Ungkap Kronologi Kejadiannya

PIKIRAN RAKYAT - Kabar duka menyelimuti keluarga Glen dari Flores, bocah laki-laki berusia tiga tahun yang dilaporkan tewas tenggelam. Glen Flores dinyatakan tewas usai terseret air bah dari aliran sungai Desa Bugis, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa, 7 Maret 2023 pukul 13.40 WITA.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Isyra, membenarkan korban meninggal akibat terseret air bah di sungai ketika terjadi hujan deras.

"Kami dapat laporan, pukul 13.15 WITA telah terjadi musibah banjir kiriman dari wilayah Desa Hidi Rasa, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia," kata Isyra.

Kronologi kejadian

Kejadian tersebut berawal, saat korban tengah bermain bersama dengan dua orang temannya di aliran sungai jembatan cabang 4 Desa Bugis, Kecamatan Sape, yang saat itu bertepatan dengan turunnya hujan.

Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Pj Gubernur Heru Budi Tutup Sumur Resapan hingga Akibatkan Banjir?

Berdasarkan dari keterangan kedua orang temannya, Glen mandi di aliran sungai saat deras airnya tidak begitu kencang. Namun saat sedang asyik bermain, tiba-tiba aliran dari air sungai tersebut justru semakin membesar.

Nahasnya, bocah berumur 3 tahun itu tidak sempat berlari untuk menyelamatkan diri, sementara kedua temannya sudah lebih dulu keluar dan naik ke jalan raya.

"Saat air sungai membesar korban tidak sempat lari untuk menyelamatkan diri, sedangkan kedua temannya lebih dulu keluar dan naik ke atas jalan raya," ujarnya menerangkan.

Kedua orangtua korban mencari keberadaan sang anak

Kedua orangtua korban mencari keberadaan sang anak, mereka berusaha menanyakan ke sejumlah warga sekitar, tetapi tak ada yang mengetahui di mana bocah tersebut berada.

Baca Juga: Curah Hujan Cetak Rekor Tertinggi di Malaysia, 50.000 orang Mengungsi akibat Banjir Besar

Hingga akhirnya, mereka mulai curiga jika anaknya tengah mandi di sungai. Namun, saat tiba di sungai, kabar duka terdengar di telinganya usai mendapatkan informasi bahwa anaknya tenggelam setelah terseret air sungai yang sangat deras.

Mengetahui kejadian tersebut, warga langsung melapor ke anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Usai menerima laporan, kedua aparat keamanan itu langsung menuju ke lokasi kejadian dan menyisir aliran sungai bersama para warga guna melakukan pencarian. Isyra juga mengaku bahwa korban akhirnya berhasil ditemukan di ujung sungai Dusun Guda, Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima pada pukul 13.40 WITA.***

Sentimen: negatif (100%)