Sentimen
Positif (99%)
11 Feb 2023 : 16.27
Informasi Tambahan

Institusi: ITB, UNESA, Universitas Negeri Surabaya

Kab/Kota: bandung, Bojonegoro, Surabaya, Yogyakarta

Partai Terkait

Percepat Pencapaian SDGs Desa di Daerah 3T, Mendes PDTT Gandeng Kampus ITB Sabtu, 11/02/2023, 16:27 WIB

11 Feb 2023 : 16.27 Views 23

Wartaekonomi.co.id Wartaekonomi.co.id Jenis Media: News

Percepat Pencapaian SDGs Desa di Daerah 3T, Mendes PDTT Gandeng Kampus ITB
Sabtu, 11/02/2023, 16:27 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar melakukan kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka percepatan tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Kerja sama itu terwujud dari penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara Badan Pengembangan Informasi (BPI) Kemendes PDTT dan ITB.

"Penandatanganan PKB itu untuk Keterpaduan dan Sinergisitas Program dalam rangka Percepatan Pencapaian SDGs Desa Berbasis Teknologi Tepat Guna di Lokasi 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) Wilayah Indonesia Timur," tutur Gus Halim, dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (12/2/2023).

Baca Juga: Jokowi Didesak Copot Mendes Halim Iskandar Buntut Gaduh Wacana Masa Jabatan Kades

Dalam sambutannya, Gus Halim mengungkapkan antusiasme atas dukungan ITB. Dia menilai, sebagai salah satu kampus tehnik terbaik di Indonesia, peran ITB sangat penting untuk menggalang teknologi tepat guna, yang berpotensi mengakselerasi laju kemajuan desa.

Menurut Gus Halim, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan program di Papua, Nusa Tenggara dan Maluku. Dengan dukungan ITB diharapkan bisa mempercepat penyelesaian program tersebut.

"Ini sangat bermakna bagi masyarakat disana, mudah-mudahan kerjasama ini terus berlanjut untuk bidang-bidang yang lain," ujarnya.

Selain teknologi tepat guna, Gus Halim juga memaparkan program-program Kemendes yang menggandeng kalangan kampus seperti Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa.

Saat ini, kata Gus Halim, Kemendes PDTT telah mengajak Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Negeri Surabaya.

"Peserta RPL sebanyak 1.076 orang. Adapun peserta terdiri dari Kepala Desa, Perangkat Desa, Pengelola BUM Desa, Pendamping Desa dan Penggiat Desa. Komponen beasiswa menggunakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama empat semester senilai Rp22 Juta/mahasiswa," tuturnya.

Baca Juga: Diserang Bertubi-tubi Soal Utang dan JIS, Sosok Anies Harus Diteladani: Tidak Reakfif dan Meledak-ledak, Buzzer Putus Asa!

Sentimen: positif (99.7%)