Sentimen
Negatif (99%)
19 Des 2022 : 17.28
Informasi Tambahan

Kab/Kota: Mukomuko

Kasus: kecelakaan

8 Hari Dirawat usai Kecelakaan Mobil, Sekda Kabupaten Mukomuko Meninggal

19 Des 2022 : 17.28 Views 17

Medcom.id Medcom.id Jenis Media: News

8 Hari Dirawat usai Kecelakaan Mobil, Sekda Kabupaten Mukomuko Meninggal

Mukomuko: Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Yandaryat Priendiana meninggal pada Minggu dini hari setelah menjalani perawatan selama delapan hari di RSUD M Yunus akibat mobil dinas yang ditumpanginya mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Lebong sejak beberapa waktu yang lalu.
 
"Bapak Yandaryat ini meninggal dunia pada Minggu dini hari pukul 00.16 di RSUD M Yunus Bengkulu," kata Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Mukomuko Bismarifni saat acara pelepasan jenazah Yandaryat menuju tempat pemakaman umum di Mukomuko, Minggu, 18  Desember 2022.
 
Ia mengatakan, almarhum Yandaryat bin Sabar ini meninggal di usia 56 tahun, meninggalkan satu orang istri dan empat orang anak.
 
Ia menjelaskan, almarhum meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Lebong kemudian dia sempat dirawat di RS Ujung Tanjung sebelumnya akhirnya dirujuk ke RSUD M Yunus.
   
Setelah itu, katanya, Yandaryat juga menjalani operasi yang kemudian dilakukan di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD M Yunus Bengkulu, Minggu, 11 Desember akibat pendarahan di otak besar dan kecil yang dialaminya.
 
Ia mengatakan, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Kampung Dalam Kelurahan Pasar Mukomuko, Kecamatan Kota Mukomuko dan dikebumikan di PU Desa Mandi Angin Kecamatan Teramang Jaya.
 
Wakil Bupati Mukomuko Wasri mengatakan Yandaryat ini meninggal saat menjalankan tugas kedinasan di wilayah Kabupaten Lebong.
 
Ia mengatakan, atas nama pemerintah daerah setempat menyampaikan belasungkawa yang sedalam dalamnya atas meninggalnya Yandardat, salah satunya aparatur sipil negara (ASN) di daerah ini.
 
Selanjutnya ia berharap kepada semua pihak baik masyarakat dan ASN di lingkungan pemerintah daerah setempat dapat memaafkan semua kesalahannya. Ia mengatakan, selanjutnya dia atas nama pemerintah daerah setempat melepas almarhum ini tempat peristirahatan terakhir.
 

(WHS)

Sentimen: negatif (99.4%)