Sentimen
Undefined (0%)
31 Agu 2025 : 01.23
Informasi Tambahan

Kab/Kota: Karet, Solo

Kasus: penganiayaan

Petugas Medis Diduga Dikeroyok Aparat di Solo, Begini Kondisinya

31 Agu 2025 : 01.23 Views 1

Espos.id Espos.id Jenis Media: Solopos

Petugas Medis Diduga Dikeroyok Aparat di Solo, Begini Kondisinya

Esposin, SOLO – Aksi demo bela driver ojek online (ojol) terkait insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob yang ricuh di Kota Solo pada Jumat (29/8/2025) malam diduga mengakibatkan petugas medis dari Sambernyawa Rescue Team (SRT) berinisial HM mengalami luka serius. HM terluka di kepala saat memberikan pertolongan medis.

Kronologi Diduga Penyerangan Petugas Medis

Ketua SRT, Muhammad Deni Ifan Widayanto, menjelaskan bahwa tiga anggota SRT, HM (driver), NR (co-driver), B (medical crew), serta tiga kru medis lain sedang merespons laporan menuju area Lapas atau Rutan Kelas I Solo.

Setibanya di Simpang 4 Ngarsopuro, ambulans SRT sempat diberhentikan polisi untuk diperiksa. Hanya ditemukan kru dan alat medis sehingga dipersilakan melanjutkan tugas.

Namun, di depan Candi Elektronik, salah satu relawan yang membuka jalan untuk ambulans diduga dipukuli polisi. HM yang turun dari ambulans langsung menjadi korban pemukulan beberapa anggota kepolisian.

“NR, B, dan kru lain berusaha melerai, tetapi tidak diindahkan. NR ditarik, B terkena sikutan. Setelah HM dievakuasi ke ambulans, kunci ambulans sempat disita polisi dan terjadi adu mulut. Baru setelah melihat HM berdarah, kunci dikembalikan,” kata Deni dalam siaran pers, Sabtu (30/8/2025).

Kondisi HM dan Tindakan Pemerintah Kota

Saat ini, HM dirawat di RS PKU Muhammadiyah Solo dengan luka terbuka di kepala kiri. Hasil CT Scan menunjukkan HM mengalami Hematom Ekstra Cranial dan Oedem Cerebri (pembengkakan otak), sehingga memerlukan perawatan intensif.

Deni menyebut biaya perawatan HM akan ditanggung Pemerintah Kota Solo melalui Wakil Wali Kota, Astrid Widayani. Kasus ini telah dilaporkan ke Propam pada malam yang sama.

“Laporan telah diterima dan audiensi sudah dilakukan Wakapolresta Surakarta. Kami beri tenggat 3x24 jam untuk pihak kepolisian mencari pelaku penganiayaan personel medis dan menindaklanjuti sesuai prosedur,” ungkap Deni.

Respons Wakil Wali Kota dan Polresta Solo

Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, melalui Instagram @astridwidayani, menjenguk korban demo di RS PKU Muhammadiyah Solo.

“Malam ini saya langsung menjenguk beberapa korban di RS PKU Solo. Terima kasih kawan-kawan paramedis yang mengevakuasi korban. Semoga Solo segera kondusif. Saya imbau menyampaikan aspirasi tanpa anarkis,” tulis Astrid.

Kapolres Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, memastikan pengamanan demo dilakukan sesuai SOP. Ia menegaskan tidak ada anggota yang menggunakan peluru karet atau tajam.

“Propam Polresta Surakarta sudah menerima laporan korban dan akan proses sesuai aturan berlaku, terima kasih,” tulis Kapolresta Solo di Instagram resmi @polrestasurakarta, Sabtu (30/8/2025).

Sentimen: neutral (0%)