Sentimen
Undefined (0%)
31 Agu 2025 : 01.41
Informasi Tambahan

Agama: Islam

Kab/Kota: Bogor

Ketua Umum NU & Muhammadiyah Bertemu Prabowo, Tekankan Persatuan & Kedamaian

31 Agu 2025 : 01.41 Views 1

Espos.id Espos.id Jenis Media: News

Ketua Umum NU & Muhammadiyah Bertemu Prabowo, Tekankan Persatuan & Kedamaian

Esposin, JAKARTA – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, menghadiri undangan Presiden Prabowo Subianto ke kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (30/8/2025). Pertemuan ini juga diikuti 16 ormas lainnya untuk berdialog mengenai tantangan kebangsaan dan cara menjaga situasi tetap damai dan kondusif.

Pernyataan Ketua Umum PBNU, K.H. Yahya Staquf

“Kami bersyukur rombongan 16 Ormas Islam diterima Bapak Presiden Prabowo Subianto di Hambalang. Pertemuan ini dihadiri para ketua umum dan sekjen ormas, serta didampingi sejumlah menteri kabinet, Ketua MPR RI, dan Kepala BIN."

"Kami berdialog dari hati ke hati, memahami berbagai permasalahan bangsa hari ini, dan bersepakat untuk bersama-sama mengajak masyarakat agar lebih tenang. Insya Allah, bersama Presiden Prabowo dan dukungan para pemimpin umat, kita bisa mengatasi tantangan bangsa."

"Pertemuan lanjutan akan digelar di Istana Negara, untuk membahas tekad dan kesepakatan bersama antara Presiden Prabowo dan ormas Islam sebagai representasi umat di Indonesia,” ujar K.H. Yahya Staquf, dalam keterangan tertulis yang diterima Espos, Sabtu.

Pernyataan Ketua Umum PP Muhammadiyah, K.H. Haedar Nashir

“Kami berdialog selama tiga jam dan memberikan masukan serta pandangan. Pak Presiden sangat terbuka menerima aspirasi kami."

"Kami sepakat bahwa persatuan, keutuhan, dan masa depan bangsa perlu dijaga bersama. Demokrasi harus dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab, menjauhkan bangsa dari kekerasan dan tindakan yang meruntuhkan kesatuan Indonesia,” kata K.H. Haedar Nashir.

Pertemuan ini menegaskan pentingnya peran ormas Islam dalam mendukung persatuan, stabilitas, dan kedamaian bangsa, sekaligus menjadi ajang penyampaian aspirasi umat kepada Presiden.

Sentimen: neutral (0%)