Sentimen
Undefined (0%)
30 Agu 2025 : 23.07
Informasi Tambahan

Kab/Kota: Surabaya

Gedung Negara Grahadi Surabaya Dibakar Massa Usai Demo Anarkis

30 Agu 2025 : 23.07 Views 1

Espos.id Espos.id Jenis Media: Jatim

Gedung Negara Grahadi Surabaya Dibakar Massa Usai Demo Anarkis

Esposin, SURABAYA – Sisi barat Gedung Negara Grahadi Surabaya terbakar akibat aksi massa anarkis pada Sabtu (30/8/2025) malam, sekitar pukul 21.38 WIB. Api melahap area yang di dalamnya terdapat sejumlah ruangan, salah satunya Press Room atau ruang wartawan yang biasa digunakan untuk meliput kegiatan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Peristiwa pembakaran ini terjadi sekitar satu jam setengah setelah Khofifah menemui para demonstran di depan gedung.

"Setelah itu mereka mulai melempar botol hingga bom molotov ke dalam Gedung Negara Grahadi Surabaya sisi barat," ujar Anwar, warga Gubeng Surabaya yang menjadi saksi mata.

Anwar mengaku sengaja datang ke depan gedung untuk melihat suasana aksi. Namun, ia menilai perbuatan massa sudah di luar batas.

"Tapi ini sudah keterlaluan, demo ya demo tapi jangan sampai membakar dan menjarah printer di dalam Gedung Negara Grahadi Surabaya," ucapnya.

Dari pantauan di lapangan, massa demonstran masih bertahan di depan gedung hingga pukul 22.30 WIB. Petugas keamanan tampak tidak menghalau kerumunan. Suara ledakan petasan pun masih terdengar bersahut-sahutan, sementara Jalan Gubernur Suryo Surabaya tetap dipadati massa.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah sempat menemui massa sekitar pukul 21.00 WIB. Ia menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya terkait pembebasan sejumlah massa aksi yang ditahan.

"Sekarang masih di Polrestabes Surabaya, dibebaskan malam ini. Bisa bertelfon dengan Pak Kapolda, karena tadi siang sudah ada dua yang dibebaskan. Jadi kita akan koordinasi ke Poltabes," kata Khofifah.

Menurutnya, warga Jawa Timur yang ditahan selama aksi merupakan masyarakat yang selama ini bekerja keras dan berkontribusi positif dalam pembangunan.

Sumber: Antara

Sentimen: neutral (0%)