Sentimen
Undefined (0%)
30 Agu 2025 : 21.17
Informasi Tambahan

Kab/Kota: Karanganyar

Tekan Kenaikan Harga Beras, Pemkab Karanganyar Gencarkan Gerakan Pangan Murah

30 Agu 2025 : 21.17 Views 1

Espos.id Espos.id Jenis Media: Solopos

Tekan Kenaikan Harga Beras, Pemkab Karanganyar Gencarkan Gerakan Pangan Murah

Esposin, KARANGANYAR -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melaksanakan Gerakan Pangan Murah serentak di 17 kecamatan pada Sabtu (30/8/2025) untuk mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga beras. 

Program ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri nomor 400.10.1/4770/SJ, yang berisi instruksi untuk mengendalikan harga beras nasional yang sempat meroket mencapai Rp14.000 per kg.

Total sebanyak 25 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), yang disalurkan Bulog untuk Karanganyar. Setiap kecamatan mendapatkan jatah sekitar 1,5 ton beras.

Menurut Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar, E. Wihartomo, mengatakan harga jual beras SPHP yang ditawarkan hanya Rp11.600 per kg atau Rp58.000 per 5 kg. Harga itu jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yang saat ini berkisar Rp13.500 hingga Rp14.000 per kg.

Wihartomo mengatakan respon masyarakat sangat positif. Warga menyerbu Gerakan Pangan Murah di masing-masing kecamatan. Seperti di Kecamatan Jaten, ratusan warga menyerbu langsung Gerakan Pangan Murah yang dibuka langsung Wakil Bupati (Wabup) Adhe Eliana.

Tak hanya beras, di Kecamatan Jaten, tambahan paket bahan pokok berupa gula pasir 240 kg dan minyak goreng 240 liter juga turut disalurkan. Satu paket berisi 1 kg gula pasir dan 1 liter minyak goreng dijual dengan harga Rp33.000. Tak butuh waktu lama, paket sembako ludes dibeli masyarakat.

"Permintaan masyarakat sangat tinggi. Bahkan, beberapa kecamatan seperti Mojogedang dan Ngargoyoso meminta tambahan pasokan karena stok cepat habis," ujarnya.

Program Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban rumah tangga, terutama di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok. Dikatakannya bahwa operasi pasar terbukti efektif menekan harga dan memberi kemudahan bagi masyarakat. 

Wabup Adhe Eliana mengatakan bahwa kegiatan pangan murah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok yang banyak dibutuhkan masyarakat. Pemkab Karanganyar memastikan bahwa pasokan pangan dalam kondisi aman.

Program pangan murah ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas harga, sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

Lebih lanjut, Wabup menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan program ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk Bulog yang telah memastikan kelancaran program ini. Kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas pangan dan memastikan masyarakat tetap dalam kondisi aman,” tambahnya.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Wabup berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau serta mendukung kesejahteraan petani dan pelaku usaha pangan lokal.

Sentimen: neutral (0%)