Sentimen
Undefined (0%)
30 Agu 2025 : 14.46
Informasi Tambahan

Kab/Kota: bandung, Banjarmasin, Garut, Jabodetabek, Malang, Pekanbaru, Pontianak, Semarang, Serang, Solo, Sorong, Surabaya, Tasikmalaya

Kasus: HAM, PHK

Deretan Kerusuhan di 14 Titik pada Demo 29 Agustus 2025

30 Agu 2025 : 14.46 Views 3

Espos.id Espos.id Jenis Media: News

Deretan Kerusuhan di 14 Titik pada Demo 29 Agustus 2025

Esposin, SOLO -- Aksi demo bela driver ojek online (ojol) korban insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob yang berlangsung ricuh dan meluas di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (29/8/2025). Aksi ini mengakibatkan sejumlah sarana dan prasarana milik Dinas Perhubungan (Dishub) mengalami kerusakan.

Tercatat, hingga Sabtu (30/8/2025), ratusan water barrier hilang dan enam halte BST rusak, dan 17 titik CCTV mengalami blackout atau tidak bisa diakses.

Aksi demo 29 Agustus 2025 bukan hanya terjadi di Kota Solo, tetapi juga di 14 titik lain di Indonesia. Aksi demo terjadi karena tindakan represi polisi pada pengamanan demo di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.

Mobil rantis yang dikendarai oleh anggota Brimob menabrak beberapa orang pria, termasuk Affan Kurniawan yang bekerja sebagai driver Ojol Gojek. Warga setempat dan para pendemo kemudian mengejar mobil rantis ini hingga sampai ke markas Brimob. 

Kebrutalan aparat ini bagi pendemo merupakan pelanggaran HAM bagi warga yang melakukan demo. Usai Affan Kurniawan meninggal dunia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara dan meminta maaf atas peristiwa terlindasnya pengemudi ojol oleh rantis Brimob tersebut.

Selain di Kota Solo, aksi demo juga terjadi di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Padang, Makassar, Pekanbaru, Semarang, Garut, Jogja, Malang, Pontianak, Banjarmasin, Medan, Manokwari, dan Tasikmalaya. 

1. Demo Makassar, 4 Orang Meninggal, Gedung DPRD Dibakar Massa 

Aksi unjuk rasa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlangsung hingga Sabtu (30/8/2025) dini hari berujung rusuh. Massa membakar Gedung DPRD Kota Makassar dan Gedung DPRD Provinsi Sulsel. Mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Para demonstran awalnya melakukan pemblokiran jalan di Jalan AP Pettarani. Situasi yang semakin memanas membuat massa kemudian menuju Gedung DPRD Makassar dan membakar sejumlah kendaraan. Situasi saat itu yang tanpa ada pengamanan pihak kepolisian, membuat massa leluasa turut membakar gedung. 

2. Demo Medan, Sumatra Utara, Polisi Aniaya Mahasiswa 

Demo di Kota Medan, membuat arus lalu lintas terganggu. Massa memadati jalan berupaya menghindari polisi. Namun, aksi saling serang terjadi. Massa membawa batu dan kayu, polisi menembaki mahasiswa dengan gas air mata dan water cannon. Hingga saat ini, belum diketahui berapa banyak korban luka-luka dan korban jiwa.

3. Demo Jambi, Wartawan Jadi Korban 

Aksi demo di Jambi berujung ricuh, sebab tidak ada wakil rakyat yang keluar dan mendengarkan aspirasi warga. Polisi mengusir massa dengan water cannon dan gas air mata.  Kemudian massa menjadi marah dan membakar mobil. Beberapa jurnalis yang meliput demo tersebut sempat menjadi sasaran amukan massa, karena massa mengira bahwa awak media adalah intel. 

4. Demo Jawa Barat, Kota Bandung Rusak Parah 

Ketika PHK banyak terjadi, warga sulit mendapatkan pekerjaan, tetapi anggota DPR malah mendapatkan tunjangan besar dan berjoget-joget saat 17 Agustus 2025. Ini memicu kemarahan warga Bandung. Massa membakar rumah yang berada di dekat Gedung Sate. Massa demo, termasuk buruh menuntut agar menghapus outsourcing dan menolak upah murah di Jawa Barat. Pendemo juga mempertanyakan kenapa DPR tidak membayar pajak, saat rakyat dikenakan pajak besar. 

5. Demo Jawa Timur, 3 Pos Polisi Dibakar 

Ratusan mahasiswa dari Surabaya dan sekitarnya, mendatangi pusat kota. Namun, polisi berusaha memukul mundur mahasiswa dengan gas air mata dan water cannon. Warga di Surabaya menjadi marah dan membakar pos polisi. 

6. Demo Kalimantan, Massa Bakar Pos Polisi 

Demo di Pontianak

Massa menggelar aksi demo untuk menolak kenaikan gaji anggota DPR RI. Massa juga meminta agar pekerja mendapatkan kenaikan gaji. Namun, polisi malah memukul mundur massa dengan water cannon. Kondisi memancing kemarahan masyarakat, sehingga pendemo membakar pos polisi di Pontianak. 

Demo di Banjarmasin

Massa di Banjarmasin, akan melakukan demo pada 1 September dan meminta untuk mereformasi DPR dan Polri. Massa menilai bahwa polisi terlalu sering menindas warga. 

7. Demo Papua, Mama Papua Ditembaki Gas Air Mata

Puluhan mama-mama Papua melakukan aksi demo di Kota Sorong. Polisi membalas mama-mama Papua dengan memegang tameng dan senjata gas air mata. Ada juga mobil rantis yang disiagakan di lokasi demo. 

Dua pekan sebelumnya, masyarakat di Papua juga melakukan demo, karena gangguan jaringan yang berkepanjangan. Kondisi tersebut mengganggu aktivitas ekonomi seperti transaksi perbankan, hingga Ojol mengalami kerugian, karena tidak mendapatkan orderan dari penumpang.

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "Polemik Gaji DPR Hingga Solusi Istana dari Demo Berkepanjangan"

Sentimen: neutral (0%)