Sentimen
Informasi Tambahan
Kab/Kota: Bantul, Gunungkidul, Solo, Yogyakarta
Bukit Gersang Gunungkidul Diubah Jadi Permakaman Elite, Dijual hingga Rp300 Juta
Espos.id
Jenis Media: Jogja

Esposin, GUNUNGKIDUL — Sebuah kompleks permakaman elite tengah dibangun di salah satu perbukitan gersang di Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY.
Konsep yang ditawarkan menganut model permakaman elite di kota-kota besar Indonesia. Svargaloka Memorial Garden Yogyakarta bakal dibangun di pinggir jalan Panggang-Siluk di Kalurahan Girisuko.
Seperti apa rencana pembangunan tempat permakaman umum ini? Simak ulasannya.
Bangunan megah dengan kombinasi pintu kaca bercorak putih dengan tulisan di atas Svargaloka berdiri di pinggir jalan Gunungkidul-Bantul, tepatnya ruas Panggang-Siluk di Kalurahan Girisuko.
Rencananya, gedung ini menjadi kantor pemasaran tempat permamakaman umum elit pertama di Bumi Handayani bernama Svargaloka Memorial Garden Yogyakarta.
Meski demikian, di sekitar lokasi masih sepi karena hanya ada beberapa orang pekerja yang menyelesaikan talud salah satu kapling untuk permakaman. Total area permakaman umum ini memiliki luas sekitar 11 hektare dengan kondisi wilayah perbukitan.
Hanya saja, sejak dikerjakan 1,5 tahun lalu, progress dari pemerataan belum menyasar keseluruh area. Pasalnya, baru berhasil diratakan seluas tiga hektare.
Proses pemerataan masih terus berlangsung dengan menggunakan satu alat berat yang bekerja setiap harinya.
Menampung 10.840 Jenazah
Rencananya lokasi permakaman ini mampu menampung sebanyak 10.840 jenazah. Adapun pembangunan terbagi menjadi tiga tahapan dan direncanakan dapat selesai hingga tahun depan.
Tahap pertama ditargetkan bisa menyelesaikan pembangunan area makam seluas 4,2 hektare dan mampu menampung sebanyak 3.802 permakaman. Tahap kedua menyasar area seluas 3,29 hektare dengan rencana permakaman sebanyak 3.160 orang dan tahap tiga menyelesaikan area 3,36 hektare untuk makam 3.850 orang.
Sejumlah pekerja pun terlihat melakukan pembangunan talud penahan tahan di belakang gedung yang sudah jadi untuk kantor pemasaran. Meski terik, tak menghalangi para pekerja menyelesaikan garapannya sehingga bisa selesai tepat waktu.
Tak jauh dari pembangunan talud, sudah terdapat contoh dari area permakaman yang sudah jadi. Di lokasi terdapat satu contoh makan lengkap dengan nisannya yang dikelilingi rerumputan hijau.
Lokasi ini mampu menampung sebanyak delapan makam dalam satu kavlingnya. Untuk perawatan, juga dilengkapi dengan saluran air dan pancuran digunakan menyirami lokasi permakaman.
Jalan menuju lokasi permakaman juga sudah mulai diaspal dari jalan raya. Namun, panjang yang diaspal hanya baru sekitar 40 meter dan akan diteruskan di tahap pembangunan berikutnya.
Tujuh Tipe Kavling
Sesuai dengan perencanaan, ada tujuh tipe kavling permakaman. Yakni, tipe solo sanctuary, special solo sanctuary dan solo sanctuary siap pakai dengan masing-masing berkapasitas satu permakaman.
Selanjutnya ada duo heaven dan unity estate, yang masing-masing berkapasitas dua makam. Kemudian ada harmony rest berkapasitas empat makam dan legacy garden mampu menampung delapan makam.
Masing-masing tipe memiliki harga tersendiri. Biaya dipatok termurah mulai dari Rp10 juta hingga termahal Rp300 juta untuk tipe legacy garden.
Pelaksana Proyek pembangunan Svargaloka Memorial Garden Yogyakarta, Agung Gigih Setya mengatakan, proses pembangunan area makam elite di perbatasan Gunungkidul dengan Bantul masih terus berjalan. Meski progress-nya bertahap, namun upaya pengerjaan terus dilakukan karena belum semua area dapat dikerjakan.
“Baru sekitar tiga hektare yang bisa diratakan. Sedangkan, total luasan mencapai 11 hektare sehingga masih ada delapan hektare berupa area perbukitan,” kata Setya, Jumat (21/3/2025), dilansir Harian Jogja.
Dia menjelaskan, berdasarkan konsep yang dikembangkan oleh manajemen, maka makam yang dibangun mampu menampung 10.840 orang, apabila pembangunannya bisa terselesaikan. Ia mengakui, bahwa pengerjaan butuh proses dikarenakan tingkat kekerasan batu menjadi kendala sehingga pemerataan butuh waktu yang lebih.
Fasilitas Pendukung
Selain adanya makam, rencananya juga ada fasilitas pendukung lainnya. Sebagai contoh, di lokasi makam juga akan dilengkapi area parkir di dua area, ruang UMKM dan garasi.
Selain itu, juga ada area masjid, gedung serba guna hingga tempat manasik haji. “Sudah ada desainnya lengkap dengan daya tampung di masing-masing area juga ada,” ungkapnya.
Menurut dia, Taman Permakaman Svargaloka ini seperti dengan lokasi permakaman elit di kota-kota besar yang sudah dikembangkan. Peminat hanya sekali membayar sesuai dengan lokasi yang dipilih dan setelah itu tidak ada biaya lagi karena perawatan sudah masuk di dalamnya.
“Jadi nantinya perawatan ditanggung oleh pengelola dan pemesan tidak dikenakan biaya lagi,” katanya.
Pengembang lainnya, Rino Caroko menambahkan, pembangunan permakaman elit ini belum jadi karena baru memasuki tahap pertama. Di sisi perizinan juga masih dalam proses pengurusan agar pembangunan bisa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Masih diurus dan hingga sekarang sudah mengantongi persetujuan lingkungan. Untuk pemanfaatan, juga sudah ada sertipikat pemanfaatan lahan untuk makam,” katanya.
Meski demikian, ia juga mengakui pihak manajemen juga sudah mulai menawarkan area permakaman elite ini kepada masyarakat yang berminat. “Kalau untuk detailnya bisa ke kantornya di dekat Pura Pakualaman. Sedangkan kami di sini fokus untuk membangun sesuai dengan rencana yang telah disusun,” katanya.
Berita ini telah ditayangkan di HarianJogja dengan judul "Bukit Gersang di Perbatasan Gunungkidul Disulap Jadi Kompleks Permakaman Elit, Harga Satu Kavling Bisa Rp300 Juta"
Sentimen: neutral (0%)