Sentimen
Positif (98%)
31 Jul 2023 : 01.44
Informasi Tambahan

Kab/Kota: Magetan

Kasus: kecelakaan

Penjelasan Ponpes Soal Foto Santriwati Tenteng Airsoft Gun Saat MPLS 2023: Simulasi Ekskul Baru

31 Jul 2023 : 01.44 Views 5

Pikiran-Rakyat.com Pikiran-Rakyat.com Jenis Media: Nasional

Penjelasan Ponpes Soal Foto Santriwati Tenteng Airsoft Gun Saat MPLS 2023: Simulasi Ekskul Baru

PIKIRAN RAKYAT - Pondok Pesantren (ponpes) Baitul Qur'an Al Jahra, Magetan, Jawa Timur, memberikan klarifikasi terkait foto viral sejumlah santriwati berpose sembari menenteng airsoft gun pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2023.

Ketua Harian Yayasan Isgianto mengatakan kegiatan itu merupakan simulasi ekstrakulikuler baru yang rencananya akan diberikan kepada para santri ponpes tersebut.

"Sebenarnya terkait kegiatan ini sifatnya adalah simulasi ekstrakulikuler yang kita tawarkan kepada santri yang dilaksanakan oleh pihak kedua," ujarnya dalam video klarifikasi yang diunggah di media sosial Instagram @baitulquran.aljahra, dikutip pada Minggu, 30 Juli 2023.

Adapun dalam foto viral di media sosial, terlihat sejumlah santriwati menenteng masing-masing satu senjata airsoft gun, juga memakai rompi pelindung alias vest.

Baca Juga: Kecelakaan KA Dhoho vs Mobil Tewaskan 6 Orang, Sopir Sempat Diteriaki Warga

Foto itu diunggah pemilik akun Instagram @islah_bahrawi, pada Sabtu, 29 Juli 2023. Foto tersebut terjadi di pondok pesantren Baitul Quran Al-Jahra, Kelurahan Tawangganom, Kecamatan Magetan, Jawa Timur.

"Pendidikan seperti ini bagi generasi muda hanya akan menanamkan glorifikasi perang. Alih-alih memiliki keinginan untuk memajukan agamanya melalui ilmu pengetahuan, bisa jadi generasi muda kita hanya akan berfikir tentang perang di masa depan mereka," kata Islah Bahrawi.

Ketua Harian Yayasan Isgianto meminta maaf terkait kegiatan MPLS 2023 di ponpesnya. Menurutnya, pihak ponpes bekerja sama dengan pihak luar saat menggelar simulasi ekskul baru tersebut.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan KA Dhoho vs Mobil di Jombang, 6 Orang Tewas

Ia mengatakan pihaknya batal menerapkan ekskul baru tersebut kepada para siswa.

"Permohonan maaf terkait viralnya foto yang viral kegiatan yang kita laksanakan dalam beberapa hari ini. Memang kegiatan itu benar adanya terjadi di tempat kami dalam rangka MPLS yang kita laksanakan dalam dua pekan yang lalu," ujar dia.

"Melihat dinamika yang ada terkait dengan viral nya kegiatan tersebut, setelah kita kaji dan atas saran beberapa pihak kita tidak akan melanjutkan kegiatan tersebut menjadi bagian dari ekstrakurikuler," kata Isgianto memungkasi.***

Sentimen: positif (98.1%)