Sentimen
Informasi Tambahan
Kasus: pembunuhan
Tokoh Terkait
Tes Poligraf Diyakini Jadi Bahan Pertimbangan Hakim
Medcom.id
Jenis Media: News

Jakarta: Kuasa hukum Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E), Ronny Talapessy, merespons hasil poligraf yang dihadirkan di persidangan. Ronny optimistis hasil poligraf tak akan diabaikan hakim.
"Tentunya pasti akan jadi pertimbangan," kata Ronny dalam diskusi virtual Crosscheck Medcom.id bertajuk ‘Poligraf, Kartu Mati Sambo dan PC?’ Minggu, 18 Desember 2022.
Ronny mafhum ada sejumlah pihak yang mengkritik penggunaan poligraf. Salah satunya terkait negara-negara lain yang tidak memakai teknologi tersebut, seperti Amerika Serikat.
-?
-
-
-
-
"Tidak bisa disamakan, Amerika berbeda sistem hukumnya," papar dia.
Selain itu, Ronny yakin hakim tidak menggunakan hasil poligraf sebagai bahan pertimbangan tunggal. Hakim bakal memprioritaskan keterangan yang di persidangan.
"Karena sudah disumpah, bukan BAP (berita acara pemeriksaan)," jelas dia.
Ahli Poligraf Polri Aji Febrianto memberikan hasil tes poligraf para terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J. Terdakwa Ferdy Sambo mendapat skor minus delapan sehingga terindikasi bahwa ia berbohong. Kemudian, terdakwa lainnya Putri Candrawathi juga mendapat skor minus 25. Sementara itu, terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E memperoleh skor plus 13.
Sedangkan, terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf menjalani dua kali pemeriksaan. Skor Bripka RR pada pemeriksaan pertama plus 11 dan pemeriksaan kedua plus 19. Sedangkan, Kuat Ma’ruf pada pemeriksaan pertama mendapatkan skor plus 9 dan pemeriksaan kedua minus 13.
(AZF)
Sentimen: negatif (64%)