Puluhan Ribu Warga Serang Masih Buang Air Besar Sembarangan
Merdeka.com
Jenis Media: Nasional

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mencatat sekitar 20.000 warganya masih buang air besar (BAB) sembarangan. Separuh di antaranya berdomisili di Kasemen, sisanya di kecamatan-kecamatan lain.
"Di Kecamatan Serang itu ada sekitar 643 jumlahnya dan di Kaligandu ini ada sekitar 34 keluarga dan ini bertahap semoga dari Kaligandu ini bertahap ke kelurahan lain," ungkap Wali Kota Serang Syafruddin saat menghadiri deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Kecamatan Serang, tepatnya di Lingkungan Pejaten, Kelurahan Trondol, Kota Serang, Kamis (20/10).
Syafrudin menjelaskan ada beberapa hal yang menyebabkan banyaknya warga yang buang air besar sembarangan, seperti kurangnya kesadaran akan dampak kesehatan yang akan timbul, dan juga kurangnya fasilitas jamban keluarga yang dimiliki masyarakat.
"Kendalanya sebenarnya yang jelas ini rumahnya semua punya, kemudian keadaan, ada sebagian besar ini karena sudah enak BAB di luar, malah tidak dipentingkan, padahal itu demi kepentingan dan kesehatan kita," jelas Syafruddin.
2 dari 2 halaman
Sentimen: positif (88.3%)